Kamis, 04 September 2014

for someone

tajamnya sorot matamu yang kau tujukan padaku, secara tidak langsung membuat tubuhku bergetar. kau selalu ingin tahu banyak hal tentangku. sapaanmu, senyumanmu, candamu, itu yang selalu aku nanti setiap hari. entah mengapa aku begitu kecanduan terhadap senyumanmu. senyuman yang selalu membuatku aman dan nyaman. namun terkadang aku bertanya "apakah kau juga memendam rasa yang sama?". namun hingga saat ini aku tak belum menemukan jawabannya. semoga Tuhan lekas memberika jalan, dan semoga begitu adanya.

unknown

Bagaimana bisa secepat itu kamu merasa nyaman ketika bersama dia, padahal baru sejenak kamu mengenalnya. Sedangkan aku, mengapa aku terlalu sulit untuk bisa merasakan hal itu. Entah harus bagaimana agar aku bisa merasakan hal itu, sama seperti apa yang kamu rasakan. Aku ingin merasa nyaman disampingnya, tanpa ada rasa paksaan, tekanan, ataupun perasaan tidak nyaman. Aku ingin berhadapan dengannya dengan rasa yang wajar, yang dapat dicerna nalar. Bukan bimbang seperti elang yang tak tau dimana sangkar berada. Bukan rasa yang selalu menyiksaku, hingga ku tak pernah menganggapnya ada. Maafkan aku..